Akses Terputus, Warga Empat Desa Sungai Betung di Kerinci Terisolir Longsor

Avatar

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GENTALANEWS.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, sejak malam hingga pagi hari menyebabkan longsor di sejumlah titik. Material longsor yang menutup badan jalan membuat warga di empat desa kawasan Sungai Betung terisolir.

Empat desa yang terdampak yakni Desa Sungai Betung Mudik, Baru Sungai Betung Mudik, Sungai Betung Hilir, dan Desa Air Betung. Seluruh akses keluar masuk desa tidak dapat dilalui setelah jalan utama tertutup material longsor.

Akses dari Kayu Aro menuju Sungai Betung menjadi jalur yang paling parah terdampak. Material tanah dan batu menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua tidak dapat melintas sama sekali. Sejumlah ASN yang hendak berangkat kerja serta siswa yang akan ke sekolah terpaksa membatalkan aktivitas karena tidak ada jalur alternatif.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi serupa terjadi pada jalur Desa Suko Pangkat menuju empat desa tersebut. Di lokasi ini terdapat dua titik longsor yang hanya dapat dilewati menggunakan kendaraan roda dua. Beberapa warga bahkan terlihat berjalan kaki melintasi timbunan material longsor demi bisa keluar dari desa.

Selain longsor, warga juga dihadapkan pada kondisi jalan yang amblas ke arah dasar sungai di beberapa titik. Parahnya, lokasi jalan amblas tersebut tidak dilengkapi tanda peringatan sehingga sangat membahayakan pengendara.

Seorang warga bernama Ansiswanto mengatakan hingga pagi tadi belum terlihat adanya upaya pembersihan material longsor oleh pihak terkait.

“Warga masih sulit beraktivitas. Sementara hujan masih terus turun di wilayah Gunung Kerinci,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur kawasan Gunung Kerinci dan warga berharap penanganan segera dilakukan untuk membuka kembali akses jalan yang terputus. (MD)

Apa Pendapat anda terhadap Artikel ini?

Berita Terkait

Dorong Percepatan Infrastruktur Air, BPKP Jambi Kawal Proyek Bendung Batang Asai
BPKP Jambi Gelar Tali Asih untuk Pererat Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Kejari Merangin Musnahkan Barang Bukti 15 Perkara, Termasuk S4bu dan Uang Palsu
Alat Berat Dikerahkan di Lokasi Longsor Gunung Kerinci, Empat Desa Masih Terisolir
Air Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Kerinci Terendam Banjir Hingga Satu Meter
Banjir Rendam Jalan Utama di Simpang Tiga Rawang, Aktivitas Warga Terganggu
Indosat Sampaikan Empati dan Percepat Pemulihan Jaringan di Sumatra yang Terdampak Bencana
Cuaca Ekstrem Picu Longsor di KM 13 dan 18, Akses Sungai Penuh–Tapan Sumbar Sempat Lumpuh Total
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 08:38 WIB

Dorong Percepatan Infrastruktur Air, BPKP Jambi Kawal Proyek Bendung Batang Asai

Sabtu, 29 November 2025 - 08:32 WIB

BPKP Jambi Gelar Tali Asih untuk Pererat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 29 November 2025 - 08:04 WIB

Kejari Merangin Musnahkan Barang Bukti 15 Perkara, Termasuk S4bu dan Uang Palsu

Sabtu, 29 November 2025 - 07:43 WIB

Alat Berat Dikerahkan di Lokasi Longsor Gunung Kerinci, Empat Desa Masih Terisolir

Sabtu, 29 November 2025 - 07:35 WIB

Air Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Kerinci Terendam Banjir Hingga Satu Meter

Jumat, 28 November 2025 - 08:02 WIB

Akses Terputus, Warga Empat Desa Sungai Betung di Kerinci Terisolir Longsor

Jumat, 28 November 2025 - 07:13 WIB

Indosat Sampaikan Empati dan Percepat Pemulihan Jaringan di Sumatra yang Terdampak Bencana

Jumat, 28 November 2025 - 02:49 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Longsor di KM 13 dan 18, Akses Sungai Penuh–Tapan Sumbar Sempat Lumpuh Total

Berita Terbaru