KERINCI, GENTALANEWS.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, sejak malam hingga pagi hari menyebabkan longsor di sejumlah titik. Material longsor yang menutup badan jalan membuat warga di empat desa kawasan Sungai Betung terisolir.
Empat desa yang terdampak yakni Desa Sungai Betung Mudik, Baru Sungai Betung Mudik, Sungai Betung Hilir, dan Desa Air Betung. Seluruh akses keluar masuk desa tidak dapat dilalui setelah jalan utama tertutup material longsor.
Akses dari Kayu Aro menuju Sungai Betung menjadi jalur yang paling parah terdampak. Material tanah dan batu menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua tidak dapat melintas sama sekali. Sejumlah ASN yang hendak berangkat kerja serta siswa yang akan ke sekolah terpaksa membatalkan aktivitas karena tidak ada jalur alternatif.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi serupa terjadi pada jalur Desa Suko Pangkat menuju empat desa tersebut. Di lokasi ini terdapat dua titik longsor yang hanya dapat dilewati menggunakan kendaraan roda dua. Beberapa warga bahkan terlihat berjalan kaki melintasi timbunan material longsor demi bisa keluar dari desa.
Selain longsor, warga juga dihadapkan pada kondisi jalan yang amblas ke arah dasar sungai di beberapa titik. Parahnya, lokasi jalan amblas tersebut tidak dilengkapi tanda peringatan sehingga sangat membahayakan pengendara.
Seorang warga bernama Ansiswanto mengatakan hingga pagi tadi belum terlihat adanya upaya pembersihan material longsor oleh pihak terkait.
“Warga masih sulit beraktivitas. Sementara hujan masih terus turun di wilayah Gunung Kerinci,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur kawasan Gunung Kerinci dan warga berharap penanganan segera dilakukan untuk membuka kembali akses jalan yang terputus. (MD)






