SUNGAI PENUH, GENTALANEWS.COM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Sungai Penuh memicu terjadinya bencana longsor di dua titik sekaligus, yakni di Kilometer 13 dan Kilometer 18 pada jalur penghubung Sungai Penuh–Tapan, Sumatera Barat. Peristiwa pada Kamis pagi (27/11/2025) itu menyebabkan kerusakan bangunan dan melumpuhkan akses transportasi.
Material longsor menimbun sejumlah area di kedua lokasi tersebut. Di KM 13, lima unit ruko mengalami ambruk pada bagian belakang karena tanah yang tergerus. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena para penghuni ruko tidak berada di lokasi saat kejadian.
Sementara di KM 18, material longsor menutup seluruh badan jalan sehingga arus lalu lintas sempat lumpuh total selama beberapa waktu.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mengatakan bahwa alat berat telah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor.
“Alhamdulillah saat ini arus lalu lintas sudah kembali normal, baik dari Sungai Penuh menuju Tapan maupun sebaliknya. Kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada karena cuaca ekstrem masih berlangsung,” ujarnya. (MD)






